Senin, 12 Juni 2017

NAMA : SISKA RIA ANDRIANI
KELAS : 4EB24
NPM   : 28213513

3.4 PENGUNGKAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN (GCG)
JURNAL 1
Nama Jurnal
BINUS BUSINESS REVIEW
Volume / Halaman
Vol. 2 No. 1/ Halaman 571-583
Nama Penulis
Muhammad Yusuf
Judul Jurnal
ANALISA PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP TINGKAT PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN HIGH PROFILE YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2005-2007
Tanggal Jurnal
Mei 2011
Tujuan Penelitian
Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui tingkat pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan yang dilakukan oleh perusahaan high profile yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang diukur berdasarkan ukuran perusahaan, profitabilitas perusahaan, umur perusahaan, pengaruh leverage, pengaruh likuiditas, pengaruh kepemilikan publik terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan dan manfaat penelitian adalah memberikan kontribusi terhadap pengembangan pengungkapan tanggung jawab sosial pada perusahaan di Indonesia.dan bagi perusahaan sebagai masukan bagi perusahaan di Indonesia agar lebih memperhatikan kondisi sosial dan lingkungannya yang berpengaruh terhadap masyarakat luas.
Variable Penelitian
  1. variabel bebas (independent variable)
  2. variabel terikat (dependent variable).
Kesimpulan Penelitian
Hasil persentase pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan pada tahun 2005, 2006 dan 2007 menunjukan bahwa tema umum yang memiliki persentase terbesar yaitu 30,49 % pada tahun 2005 dan 2006, sedangkan pada tahun 2007 yaitu 39,02%. Tetapi, dilihat dari jumlah perusahaan yang mengungkapkannya maka tema tenaga kerja merupakan tema yang banyak diungkapkan oleh perusahaan-perusahaan yang menjadi sample penelitian, dengan rata-rata persentase pengungkapan tanggung jawab tema tenaga kerja secara berturut-turut dari tahun 2005, 2006 dan 2007 yaitu 13,95%, 16,85% dan 17,34%. Dalam tema lingkungan tidak semua perusahaan mengungkapkan tanggung jawab sosialnya. Terdapat 23 perusahaan yang mengungkapkan tanggungjawabnya terhadap lingkungan pada tahun 2005 dengan rata-rata persentase 12,34%, pada tahun 2006 dan 2007 terdapat 28 perusahaan dengan rata-rata persentase 14,44%, dan 13,63%.

JURNAL 2
Nama Jurnal
JOURNAL OF ACCOUNTING
Volume / Halaman
Volume 2, Nomor 3 / Halaman 1-14
Nama Penulis
Agny Gallus Pratama, Rahardja
Judul Jurnal
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KINERJA LINGKUNGAN TERHADAP PENGUNGKAPAN LINGKUNGAN (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur dan Tambang yang Terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Termasuk dalam PROPER Tahun 2009-2011)
Tanggal Jurnal
Tahun 2013
Tujuan Penelitian
tujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh Good Corporate Governance dan kinerja lingkungan terhadap pengungkapan lingkungan. Penelitian ini dilakukan terhadap perusahaan manufaktur dan tambang yang terdaftar di BEI dan PROPER tahun 2009 – 2011. Good Corporate Governance yang diproksikan dengan proporsi Dewan Komisaris, ukuran Dewan Komisaris, dan ukuran Komite Audit ternyata tidak berpengaruh terhadap pengungkapan lingkungan, sedangkan rapat Dewan Komisaris justru memberiikan pengaruh positif terhadap pengungkapan lingkungan. Walaupun memberikan pengaruh positif, tetapi tidak memberikan hasil yang baik, karena pengungkapan lingkungan masih dikategorikan buruk. Hal ini menunjukan bahwa rata-rata proksi GCG tidak memberikan pengaruh positif terhadap pengungkapan lingkungan. Hasil dari penelitian ini sesuai dengan penelitian Chong dan Freedman (2011). Kinerja lingkungan mempengaruhi pengungkapan lingkungan. Hal ini tidak sesuai dengan penelitian Lindrianasari (2007), Handayani (2010), dan Chong dan Freedman (2011)
Variable Penelitian
  • Variabel dependen dalam penelitian ini ialah pengungkapan lingkungan. Pengungkapan lingkungan diukur dengan skor sesuai dengan kriteria pengungkapanya. Kriteria pengungkapan lingkungan didasarkan pada pedoman indeks CSR (bagian lingkungan) yang dikeluarkan oleh GRI (Global Reporting Initiative).
  • Variabel independen dalam penelitian ini ialah proporsi Komisaris Independen, ukuran Dewan Komisaris, rapat Dewan Komisaris, Komite Audit dan kinerja lingkungan. Proporsi Komisaris Independen diukur dengan membagi antara jumlah anggota Komisaris Independen dengan total anggota Dewan Komisaris di perusahaan.
Kesimpulan Penelitian
legitimasi yang dinyatakan Chong dan Freedman (2011) bahwa perusahaan akan semakin luas melakukan pengungkapan lingkungan untuk mendapatkan sinyal baik dari “tindakannya” dengan menyampingkan fakta dari kinerja lingkungannya. Hasil dari penelitian antara GCG terhadap pengungkapan lingkungan justru menolak teori legitimasi yang dinyatakan Chong dan Freedman (2011) bahwa seharusnya perusahaan dengan GCG yang baik akan memperhatikan nilai perusahaan. Nilai perusahaan dapat dilihat dari pengungkapan lingkungan, sehingga perusahaan yang menerapkan GCG seharusnya melakukan pengungkapan lingkungan. Hasil penelitian ini menolak teori stakeholder yang dinyatakan Chong dan Freedman (2011) bahwa dengan akuntabilitas perusahaan yang baik, maka perusahaan akan lebih suka untuk mengungkapkan pengungkapan lingkungan, dibanding dengan akuntabilitas perusahaan yang buruk.


JURNAL 3
Nama Jurnal
Journal Of Accounting
Volume / Halaman
Volume 2 No.2 / Halaman 1 - 11
Nama Penulis
  1. Siti Munsaidah
  2. Rita Andini
  3. Agus Supriyanto
Judul Jurnal
ANALISIS PENGARUH FIRM SIZE, AGE, PROFITABILITAS, LEVERAGE, DAN GROWTH PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2010-2014
Tanggal Jurnal
Maret 2016
Tujuan Penelitian
Tujuan untuk mengetahui, menganalisis dan menguji pengaruh firm size, umur, profitabilitas, leverage, dan pertumbuhan perusahaan terhadap tanggung jawab sosial perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2014. Dari 49 perusahaan yang terdaftar, hanya 30 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang telah ditetapkan. Tehnik analisis data dilakukan dengan uji asumsi klasik, pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan SPSS 17.0 for windows.
Variable Penelitian
  1. Corporate Social Responsibility
  2. Firm Size
  3. Umur (age)
  4. Profitabilitas
  5. Leverage
Kesimpulan Penelitian
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1) Firm size / Firm Size berpengaruh positif terhadap CSR pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di BEI tahun 2010-2014. Hal ini telah dibuktikan melalui uji t (t-test), dimana hasil uji t memperlihatkan bahwa nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel yang berarti dalam penelitian ini terbukti dan dapat diterima. Dalam penelitian ini, firm size berpengaruh positif terhadap CSR pada perusahaan property dan real estate. 2) Umur (age) berpengaruh negatif terhadap CSR pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di BEI tahun 2010-2014. Hal ini telah dibuktikan melalui uji t (t-test), dimana hasil uji t memperlihatkan bahwa nilai t hitung lebih kecil dari nilai t tabel yang berarti dalam penelitian ini tidak terbukti dan tidak dapat diterima. Dalam penelitian ini, umur (age) berpengaruh negatif terhadap CSR. 3) Profitabilitas / ROA (Return On Assets) berpengaruh positif terhadap CSR pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di BEI tahun 2010-2014. Hal ini telah dibuktikan melalui uji t (t-test), dimana hasil uji t memperlihatkan bahwa nilai t hitung lebih kecil dari nilai t tabel yang berarti dalam penelitian ini terbukti dan dapat diterima. 4) Leverage / DER berpengaruh negatif terhadap CSR pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di BEI tahun 2010-2014. Hal ini telah dibuktikan melalui uji t (t-test), dimana hasil uji t memperlihatkan bahwa nilai t hitung lebih kecil dari nilai t tabel yang berarti dalam penelitian ini tidak terbukti dan tidak dapat diterima. 5) Pertumbuhan Perusahaan (growth) berpengaruh positif terhadap CSR pada perusahaan property dan real estate yang terdaftar di BEI tahun 2010-2014. Hal ini telah dibuktikan melalui uji t (t-test), dimana hasil uji t memperlihatkan bahwa nilai t hitung lebih kecil dari nilai t tabel yang berarti dalam penelitian ini terbukti dan dapat diterima.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar