BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah.
Membuka usaha catringan adalah hal
sayang wajar, kita bisa membantu seseorang yang membutuhkan jasa kita yauitu
CATRING.
Karena tingginya tingkat kebutuhan,
usaha ini menjadi bisnis yang cukup menjanjikan. Dengan perpaduan menjalankan
hobi sekaligus mendapatkan keuntungan, bisnis ini menjadi sangat menarik
terutama bagi kaum hawa, yang memang biasanya lebih concern pada urusan yang
satu ini. Menurut motivator bisnis Kafi Kurnia, bisnis katering adalah
bisnis yang paling disukai wanita, karena berhubungan dengan dapur, yaitu masak
memasak. Alasannya pertama karena hobi, akses ke bisnis ini biasanya mudah.
Kalaupun kita tidak memiliki keahlian memasak, kita tinggal mencari koki atau
juru masak. Kedua, membuka bisnis katering, modal pertama cukup memanfaatkan
dapur yang telah ada. Ketiga, bisnis ini cukup d i back-up pengetahuan yang relatif sederhana.


1.2. Tujuan
Kita bisa mengetahui bagaimana cara membuka usaha
catering, kita pun mempunyai peluang usaha catering, keuntungan yang akan
didapat dari usaha ketring.
1.3.
Manfaat
Saya bisa memberikan informasi tentang usaha
katring.
BAB II
ISI
Pengertian Jasa Boga/Catering,
berasal dari kata kerja “cater” yang berarti menyiapkan dan menyajikan makanan
dan minuman untuk umum sebagai pelepas lapar dan dahaga, sedangkan orang-orang
yang menyajikannya disebut “caterer ”.
Dalam
memulai usaha dalam bidang apapun, maka yang pertama kali harus
diketahui adalah peluang pasar dan bagaimanan menggaet order. Bagaimana peluang
pasar yang hendak kita masuki dalam bisnis kita dan bagaimana cara memperoleh
order tersebut.
Yang kedua adalah kita
harus mampu menganalisa keunggulan dan kelemahan pesaing kita dan sejauh mana
kemampuan kita untuk bersaing dengan mereka baik dari sisi harga, pelayanan
maupun kualitas.
Yang ketiga adalah
persiapkan mental dan keberanian memulai. Singkirkan hambatan psikologis rasa
malu, takut gagal dan perang batin antara berkeinginan dan keraguan. Jangan
lupa harus siap menghadapi resiko, dimana resiko bisnis adalah untung atau
rugi. Semakin besar untungnya maka resikonya pun semakin besar. Yang terpenting
adalah berani mencoba dan memulai. Lebih baik mencoba tetapi gagal daripada
gagal mencoba.
Perkembangan Pemasaran catering Pada
Umumnya di Indonesia adalah pemasaran catering yang sudah mencuat kemana-mana,
sudah ada banyak perusahaan catering terletak di berbagai daerah pelosok
indonesia, dan tujuan perusahaan tersebut hanya satu yaitu bagaimana si
pelanggan puas dengan cateringnya
Usaha catering tumbuh dengan cepat dikarenakan :
1. Perubahan
Demografis
Semua orang pasti butuh makan. Meningkatnya Populasi manusia yang hidup melalui makan dan minum, membuat usaha katering pun akan bermunculan dimana-mana.
2. Perubahan Sosial
Meningkatnya jumlah wanita pekerja mengembangkan dari fungsi di dalam rumah ke fungsi di luar rumah. Hal ini menghasilkan pertumbuhan pesat dalam industri jasa tertentu termasuk jasa health care, pendidikan, makanan cepat saji/katering, jasa pribadi lainnya.
3. Perubahan Perekonomian
Meningkatnya spesialisasi mengarahkan pada kepercayaan yang lebih besar terhadap penyedia jasa katering.
Semua orang pasti butuh makan. Meningkatnya Populasi manusia yang hidup melalui makan dan minum, membuat usaha katering pun akan bermunculan dimana-mana.
2. Perubahan Sosial
Meningkatnya jumlah wanita pekerja mengembangkan dari fungsi di dalam rumah ke fungsi di luar rumah. Hal ini menghasilkan pertumbuhan pesat dalam industri jasa tertentu termasuk jasa health care, pendidikan, makanan cepat saji/katering, jasa pribadi lainnya.
3. Perubahan Perekonomian
Meningkatnya spesialisasi mengarahkan pada kepercayaan yang lebih besar terhadap penyedia jasa katering.
1.4. Tempat dan Waktu Penelitian
Tempat
: a. Kampus (J) Gunadarma
Kalimalang
b. Dirumah
c. Diwarnet
2.
Waktu
: 3 Oktober 2010 – 29 Oktober
2010
1.5. Usaha
katering bisa dibagi menjadi beberapa segmen berdasarkan tempatnya, yaitu :
- Katering
Rumah,
usaha jasa boga yang melayani pesanan sampai dengan 100 orang. Meliputi rantangan untuk rumah tangga, pesanan prasmanan untuk arisan/pengajian, pesanan nasi boks untuk 20-100 porsi, dan pesanan nasi tumpeng.
usaha jasa boga yang melayani pesanan sampai dengan 100 orang. Meliputi rantangan untuk rumah tangga, pesanan prasmanan untuk arisan/pengajian, pesanan nasi boks untuk 20-100 porsi, dan pesanan nasi tumpeng.
- Katering
Sekolah,
yaitu katering makan pagi/siang untuk Anak sekolah. Biasanya disajikan dalam rantang/tromol makan khusus anak-anak.
yaitu katering makan pagi/siang untuk Anak sekolah. Biasanya disajikan dalam rantang/tromol makan khusus anak-anak.
- Katering
Kantor,
yaitu rantangan karyawan kantor, nasi boks atau prasmanan untuk perayaan/syukuran di kantor.
yaitu rantangan karyawan kantor, nasi boks atau prasmanan untuk perayaan/syukuran di kantor.
- Katering
Acara Khusus / Hajatan,
Seperti pernikahan dan perayaan. Umumnya menggunakan sistem prasmanan, tetapi kadang ditambah pula dengan pesanan nasi boks dan tumpeng.
Seperti pernikahan dan perayaan. Umumnya menggunakan sistem prasmanan, tetapi kadang ditambah pula dengan pesanan nasi boks dan tumpeng.
1.6. Dasar
Pengetahuan dan ketrampilan yang harus dimiliki :
·
Aneka
masakan dan variasinya. Memasak memang urusan selera, tetapi tetap ada standart
tersendiri yang harus dikuasai.
·
Kita harus
pintar mengelola bahan-bahan makanan dan penggunaannya agar tidak boros dan
terhindar dari kerugian.
·
Perhatikan
cara memasak dan menyimpan hasil masakan dengan baik. Hal ini sangat penting
untuk menghindari masakan menjadi basi/bau akibat penanganan atau penyimpanan
yang salah.
·
Teknik
berbelanja dan memilih bahan makanan agar perhitungan biaya tidak bengkak.
·
Informasi
tempat berbelanja bahan makanan yang berkualitas baik dengan harga miring.
·
Informasi
tempat persewaan peralatan makan dan penyajian Membina hubungan dengan siapa
saja, bahkan dengan pesaing atau sesama pengusaha katering.
1.7. Peralatan yang Dibutuhkan dalam Membuka Usaha
Catering
- Peralatan Masak :
Peralatan yang digunakan pada
prinsipnya sama dengan alat rumah tangga biasa yang hanya saja ukurannya lebih
besar karena digunakan untuk memasak dalam jumlah atau porsi lebih banyak.
Peralatan masak untuk usaha katering antara lain, kompor gas, kompor minyak,
rice cooker katering, aneka panic ukuran besar dan kecil, wajan besar dan
kecil, aneka pisau, gilingan bumbu, dan sebagainya. Peralatan tersebut wajib
dipunyai namun untuk suatu usaha katering pemila hendaknya pembelian alat
disesuaikan dengan kapasitas pesanan dulu.
-
Peralatan Makan :
Peralatan makan yang dibuthkan untuk setiap usaha
katering tidak sama bergantung pada konsep usaha kateringnya, untuk usaha
katering pesta peralatan makan yang wajib dimiliki adalah piring, sendok,
garpu, aneka pemanas lauk, mangkuk, meja dan sebagainya. Sedangkan untuk
katering rantanganperalatan yang wajib dimiliki adalah rantang makan yang dapat
memuat nasi dan lauk pauknya .
BAB III
PENUTUP
Dengan membuka
usaha ketring kita bisa mengerti apa itu usaha ketring dan apa kegunaan usaha
ketring.
DAFTAR PUSTAKA
http://www.google.com/search?q=usaha+ketring&um=1&hl=en&tbm=isch&ei=SROaUoWcGYjBrAe_roGoAw&start=40&sa=N
Tidak ada komentar:
Posting Komentar